Artikel

 
 
 
 
 

PENGINJILAN DAN PELAYANAN PRIBADI

W. Stanley Heath

 

PELAJARAN 1

MEMPERSIAPKAN DIRI MENJADI PENGINJIL PRIBADI

Telah banyak digunakan dalam usaha mengajak orang percaya untuk terjun ke dalam pekerjaan penginjilan pribadi seperti: Menegaskan bahwa penginjilan adalah suatu tugas dan perintah dari Tuhan Yesus. Pembentukan regu-regu yang berlomba-lomba mencari jiwa dengan disediakan hadiah-hadiah bagi regu pemenang. Diajarkan bahwa usaha mencari jiwa akan menambah pahala di sorga.

Bagaimana pendapat saudara? Tepatkah semua pendorong yang diajukan di atas? Tidak! Hanya satu saja yang sesuai dengan Firman Tuhan, yaitu dorongan Kasih. II Korintus 5 berbunyi: "Karena kasih Kristus menggerakkan hati kami ... dan sudah menanggung ke atas kami kabar perdamaian itu. Sebab itu kami menjadi utusan bagi pihak Kristus." (ayat 14, 19, 20)

Kalau saudara pergi mencari jiwa-jiwa yang sesat dengan dorongan yang lain dari Kasih Kristus, maka sikap saudara terhadap orang yang cukup waktu dan dengan tenang merenungkan sengsara Yesus pada salib, dan merenungkan keadaan manusia yang belum percaya kepadaNya, pasti dengan segera saudara akan tergerak oleh kasih itu untuk pergi. Siapakah, yang walaupun hanya memiliki sedikit kasih akan dengan sadar membiarkan teman-temannya menuju ke kebinasaan? Tentu semua akan diajak untuk melarikan diri ke tempat yang aman, bukan?

Apa sebabnya peristiwa penyaliban Yesus harus direnungkan sedalam-dalamnya sebagai penggerak kasih? Apakah hal ini suatu disiplin psikologis untuk membangkitkan perasaan? Tidak! Perasaan hanya akan bertahan sesaat saja, lalu menghilang. Pengetahuanlah yang akan bertahan lama sebagai pembangkitan Kasih. Sebabnya dapat kita lihat dalam ayat yang berikut ini.

"Kasih Kristus itu menggerakkan kami ... sebab kami yakin seseorang telah mati karena orang sekalian" (II Korintus 5:14).

Demikianlah hubungan antara pengetahuan ("YAKIN") dan penggerak kasih. Dan pengetahuan itu tidak akan datang melalui khayal, melainkan telah disediakan bagi saudara di dalam Alkitab. Selidikilah nats-nats dasar dalam pelajaran ini, yakni II Korintus 5:11-20. Nats itu merupakan dasar pengetahuan saudara mengenai rencana Allah dan peranan saudara dalam pemberitaan Injil Yesus. Kiranya dengan merenungkannya, saudara akan tergerak untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan Yesus, Juru Selamat saudara.

Tetapi Tuhan Allah tidak akan memberikan tugas tersebut tanpa adanya kerelaan dari saudara sendiri. Panggilan terhadap nabi Yesaya merupakan contoh baik dari sikap terhadap panggilan Allah itu. Allah bertanya: "...Siapakah akan menjadi utusanKu?" Maka jawabanku: "Suruhkanlah aku" (Yesaya 6:8).

 

A. KEINSYAFAN AKAN RENCANA ALLAH BAGI SAUDARA

1. Keadaan manusia yang belum percaya kepada Yesus

Manusia berkeadaan "mati dalam dosa" (Efesus2:1). Arti dari ucapan itu dapat saudara lihat dalam Yesaya 59:2, yaitu bahwa dosa telah menceraikan manusia dari pada Allah. Dengan kata lain, manusia dalam keadaan terpisah dari Allah yang adalah sumber kehidupan satu-satunya.

Yesus melukiskan keadaan itu dalam Injil Yohanes 15. Dalam perumpamaan "Pokok Anggur yang Benar" itu terlihat bilamana seseorang mempunyai hubungan dengan Yesus, barulah ia memiliki hidup. Kalau hubungan tersebut putus, ia menjadi kering serta tidak berguna bagi pemilik kebun (bandingkan I Yohanes 5:11,12).

a. Beberapa sifat dan sikap manusia

Tentu saja manusia yang berada di luar persekutuan dengan Allah memiliki sifat-sifat dan kelakuan-kelakuan yang najis; dan tentu juga bahwa Tuhan Allah akan menentukan beberapa batas kesanggupan bagi mereka. Sebagai perincian dari sifat-sifat tersebut perhatikanlah pernyataan-pernyataan Tuhan yang berikut. Dan bila saudara belum melihat persesuaian antara penjelasan ini dengan pengalaman saudara dalam pergaulan sehari-hari periksalah diri saudara. Mungkin saudara masih mempunyai cita-cita dan sentimen-sentimen yang mengelabuhi pengertian saudara yang seharusnya.

1) Orang berdosa gemar melakukan yang jahat

Mereka memberontak, melanggar setiap pernyataan dan kehendak Allah; malah mereka demikian bermusuhan dengan Allah, sehingga sering membenci orang-orang yang memihak Yesus (Efesus 2:1-3; Matius 10:16-24; Yohanes 15:18-21).

2) Mereka belum mempunyai pancaindra rohani

Mereka tidak dapat melihat ataupun mengerti perkara-perkara rohani (Yohanes 3:3, I Korintus 2:14) sehingga Injil Yesus merupakan suatu kebodohan kepadanya (I Korintus 1:23). Si Iblis telah turut terlibat dalam hal ini membuat pemikiran mereka lebih kacau lagi (II Korintus 4:4), tetapi manusia tetap menganggap dirinya cerdas (Roma 1:22). Karena mereka memiliki hati yang bejat dan kehendak yang telah menyeleweng, orang-orang berdosa lebih menyukai kegelapan tersebut; bahkan menikmatinya sehingga mereka sering menolak sumber terang yang satu-satunya itu, yakni Yesus Kristus (Yohanes 1:4, 5, 9-11; 3:19-21).

3) Sia-sialah segala usaha, amal dan kebenaran dirinya

Semua jalan keagamaan yang ditempuhnya ternyata buntu (Efesus 2:8, 9, Roma 3:20). Sama seperti nenek moyang kita telah menukarkan Allah yang benar dengan patung-patung berhala buatan tangannya (Roma 1:23), orang-orang berdosa sibuk menciptakan agama yang sesuai dengan keinginannya sendiri.

Hai saudara, semua keterangan ini agak berat untuk diterimanya, bukan? Berdoalah sejenak, ucapkanlah terima kasih kepada Yesus yang telah memindahkan saudara keluar dari lumpur kecemaran yang sama dengan orang-orang berdosa yang lain itu. Sungguh hidup baru dalam Yesus itu ringan, tetapi tidak ringan bagi Yesus - Ia harus disiksa untuk melepaskan saudara dari siksaan yang seharusnya ditanggung oleh saudara.

b. Kasih Allah dinyatakan kepada seluruh manusia

Meskipun setiap bagian dari hidup manusia itu merosot serta segala perbuatannya najis, Tuhan tetap menganugerahkan dua pernyataan kasih untuk mendorong manusia kepada kesadaran dan kepercayaan. Selama hubungan dengan Yesus ini belum tercapai, seseorang tidak akan pernah puas bahkan akan tetap gelisah.

Yang pertama, bahwa setiap orang yang belum memperoleh keselamatan dalam Yesus akan merasakan suatu kekosongan dalam dirinya. Kekosongan yang seharusnya menjadi tempat kediaman Roh Yesus. Kekosongan itulah yang telah menggerakkan manusia untuk mencari-cari melalui macam-macam agama, tetapi keagamaan ternyata tidak memberi kepuasan.

Yang kedua, adalah "hati kecil." Fungsi hati kecil menjadi jelas bagi kita dalam Yohanes 16:8. Rohulkudus selalu memakai hati kecil untuk membangunkan kesadaran seseorang bahwa ia telah berbuat dosa. Selain menempelak, suara hati inilah yang akan memeteraikan kebenaran Firman Allah kepadanya supaya ia boleh memperoleh keselamatan. Akan tetapi jikalau tidak ada seorangpun memberitakan Firman itu kepadanya, maka tidak ada bahan yang bersifat kekal untuk disetujui oleh hati kecil itu.

2. Penyaliban Yesus perlu diberitakan

Kita yang percaya mengetahui bahwa segala sesuatu yang mustahil bagi orang berdosa telah dilaksanakan oleh Yesus. Orang yang najis sekalipun dapat dilepaskan dari hukuman maut melalui iman kepada Yesus Kristus. Yesus telah menggenapkan semua syarat yang dari Tuhan Allah kita. Di dalam Yesus setiap orang dapat memperoleh penebusan dan keselamatan.

Bacalah surat Roma 10:13-15. Jelas bahwa semua usaha dan pekerjaan Yesus pada salib menjadi sia-sia kalau orang berdosa tidak mengetahui tentang jalan kelepasan itu. Jikalau mereka dibiarkan saja meraba-raba dalam dunia yang gelap ini, pastilah mereka akan sesat sampai mati, lalu binasa. Mereka membutuhkan orang lain, yang dapat memegang tangan mereka dan mengantarnya kepada Yesus.

Tetapi siapakah orang itu yang akan memperkenalkan mereka kepada Kristus? Apakah setiap orang layak memangku jabatan yang luhur itu? Bukankah tugas itu sedemikian mulia, sehingga Tuhan hanya memilih petugas-petugas tertentu saja untuk melaksanakannya? Tidak demikian, saudara! Kalau Tuhan harus menunggu orang yang cukup layak dan suci, Injil tidak akan sampai terberitakan. Hanya Yesuslah orang yang layak dan suci. Yesuslah Penebus! Kita hanya alat pemberita saja.

Saudara boleh memberitahu jalan keselamatan itu. Sebab Tuhan Allah tidak melarang seorangpun dari anak-anakNya untuk menikmati sukacita sebagai pemberita Injil. Kita mempunyai contoh yang baik dalam Alkitab. Perhatikan Kisah Para Rasul 8:1-4. Siapakah orang-orang yang melarikan diri dari kota Yerusalem? Mereka adalah anggota-anggota biasa dari jemaat pertama itu. Perhatikan ayat 1: "kecuali rasul-rasul saja." Siapakah yang memberitakan kabar kesukaan itu? "sekalian orang yang terpecah-pecah itu" (ayat 4). yang memberitakan Injil Kabar Kesukaan di Yudea dan Samaria adalah semua orang percaya, kecuali petugas-petugas istimewa. Mungkin orang-orang ini sama seperti saudara sendiri. Mereka agak takut juga karena sedang melarikan diri. Tetapi ketakutan tersebut tidak dapat memadamkan berita sukacita yang mengalir dari hati yang penuh semangat.

3. Peranan Roh Kudus dalam pemberitaan Injil

Roh Kudus merupakan kunci pengertian, apakah sebabnya orang-orang biasa juga dapat memberitakan Injil. Kalau pemberita Injil itu tergantung pada kesanggupan dan tenaga si pemberita Injil sendiri, maka hanya sedikit saja yang dapat menjalankannya. Kebanyakan orang merasa tidak mampu untuk belajar dan melatih diri dalam penginjilan sampai merasa cukup lancar.

Tetapi saudara boleh bersyukur kepada Tuhan bahwa tidaklah demikian halnya. Roh Kudus yang mempunyai peranan utama, dan saudara yang mempunyai peranan pelengkap. Saudara yang pergi, Roh yang melaksanakannya. Yang perlu bagi saudara hanyalah memberitahukan tentang jalan keselamatan kepada orang yang sesat dan Roh Kudus yang akan bekerja untuk meyakinkan dia. Dan kalau orang itu mau menerima Kristus, Roh Kuduslah yang akan mengerjakan mujizat pembaruan didalam batinnya. Dalam penginjilan hanya perlu supaya Injil diberitakan dengan sangat sederhana, serta mengajak orang itu untuk percaya.

 

B. PERSIAPAN ROHANI UNTUK MENJADI PEMBERITA INJIL

1. Saudara harus mengalaminya terlebih dahulu

Dalam mencari jiwa-jiwa, saudara akan menemukan bermacam-macam penyakit rohani. Di kemudian hari, setiap jiwa yang saudara telah perkenalkan kepada Yesus Kristus akan menghadapi bermacam-macam pencobaan dan rintangan yang lain lagi. Orang buta tidak dapat menolong orang buta (Lukas 6:39). Jadi saudara sendirilah yang harus memanfaatkan segala janji Allah dalam hidup saudara. Saudara harus berkemenangan supaya saudara dapat dengan tegas menawarkan pertolongan Yesus kepada orang lain.

Beberapa pemberian rahmat Yesus yang saudara perlu alami adalah:

a. Kelahiran baru. Yohanes 1:12

Kalau saudara sendiri belum diselamatkan menjadi Anak Allah, saudara perlu dilayani, bukan melayani. Kalau kelahiran baru belum saudara alami, betapa baiknya untuk menerima Yesus sekarang karena tak mungkin saudara selamat tanpa pembaharuan itu (Yohanes 3:3, 5; 1:12).

b. Kepastian selamat. 1 Yohanes 5:13

Apakah saudara telah mendapatkan kepastian bahwa dosa-dosa saudara telah diampuni dan bahwa saudara telah memiliki tempat di sorga? Kepastian yang mutlak hanya diperoleh melalui Firman Allah. Kalau Tuhan mengatakan bahwa saudara telah selamat tentu saudara telah selamat (I Yohanes 5:13; Yohanes 5:24; Yohanes 1:12; I Petrus 2:24). Si iblis akan menertawakan segala dasar kepastian yang lain karena dasar-dasar yang lain itu hanyalah khayalan belaka.

c. Kemenangan terhadap godaan .1 Korintus 15:57

Saudara telah disuruh supaya hidup dengan suci serta sempurna (Matius 5:8; 5:48; Roma 6:6). Iblis akan mengusahakan kelakuan yang bukan dengan maksud menodai dan meniadakan kesaksian saudara. Tetapi Iblis itu ompong, ia hanya dapat mengaum saja. Ia tidak berdaya lagi, karena giginya telah tercabut pada salib (I Yohanes 3-8b; Roma 6:14).

Melalui iman terimalah segala rahmat kemenangan yang telah disediakan Yesus (I Korintus 15:57;10:13; Filipi 4:13).

d. Persekutuan dan persaudaraan dalam kasih

Yesus tidak bermaksud supaya saudara hidup dan bertahan seorang diri. Ia telah merencanakan suatu lingkungan khusus demi pertumbuhan iman saudara. Persekutuan itu menggantikan segala kerugian di dunia luar (Markus 10:29,30). Persekutuan dengan Yesus sendiri melalui doa dan Alkitab, dan persekutuan kasih dengan saudara-saudara seiman menjadi sumber penyegaran dan penghiburan bagi saudara dalam dunia yang kering ini.

2. Dipersenjatai oleh Roh Yesus

Bersediakah saudara dilengkapi untuk pekerjaan penginjilan pribadi? Roh Kudus menunggu untuk memberikan pertolongan-Nya atas dasar kerelaan dan ketaatan saudara. Fungsi utama Roh ialah untuk memasyhurkan nama Yesus. Jadi Roh itu hanya memberikan kuasa kepada seseorang yang "rela" dan "taat" memberitakan Injil.

a. Kuasa sebagai saksi

Apakah saudara merasa tidak sanggup meyakinkan orang-orang lain? Sebenarnya hal "meyakinkan" bukanlah urusan saudara melainkan peranan Roh Allah. Menurut janji-janji dalam Firman Tuhan (Kisah 1:8; 2;38,39), saudara dapat diurapi dengan kuasa. Kuasa itu bukanlah sesuatu yang harus saudara tunggu-tunggu seperti rasul Petrus dan rasul Thomas. Mereka disuruh menunggu sampai pada waktunya Roh itu datang, yaitu sampai hari Pentakosta. Pada hari Pentakosta Roh Kudus yang bukan dari dunia, datang menetap di dunia. Sekarang Roh itu ada beserta kita setiap saat. Apalagi Ia telah mendiami anak-anak Allah, dan menunggu kesempatan untuk menyempurnakan mereka.

Kuasa ilahi adalah sesuatu yang dialami "sementara berjalan." Kuasa itu bukanlah milik saudara yang dapat dipegang-pegang dan dirasa terlebih dahulu, melainkan mempunyai maksud tertentu: "kuasa dalam bersaksi" yang tidak terlihat jelas terpisah dari aktivitas pemberitaan Injil. Kuasa itu bukan bagi saudara melainkan bagi kemuliaan Kristus.

b. Pedang Roh

Hanya satu senjata yang diberikan kepada orang-orang percaya untuk menyerang, yaitu Alkitab. Tidak perlu saudara menunggu untuk diperlengkapi dengan Firman Tuhan. Ambil saja dan pakailah!

c. Perlengkapan rohani

Paulus pernah melukiskan perlengkapan rohani yang diperuntukkan bagi kita sebagai persenjataan (Efesus 6:10-20). Perlengkapan ini boleh juga dilukiskan sebagai buah-buah Roh (Galatia 5:22,23; Yohanes 15:1-7). Tujuan Roh Kudus adalah untuk menimbulkan kehidupan dalam kehidupan seseorang buah-buah rohani yang sesuai dengan pemberitaannya. Kalau orang luar melihat Injil yang saudara beritakan itu terwujud dan diperlihatkan dalam kelakuan saudara sehari-hari, pastilah keyakinannya akan bertambah mengenai kebenaran Injil itu. Roh Kudus menginginkan dua jalan bagi pemberitaan Yesus, yaitu: melalui bibir dan melalui kesucian hidup - dalam sifat, sikap dan kehidupan saudara yang melawan segala anak panah iblis itu.

 

C. DISIPLIN ROHANI SEHARI-HARI

Hanya sejauh mana saudara menyediakan diri untuk diperlengkapi, sejauh itu pula Roh Kudus dapat bekerja di dalam diri saudara. Anak-anak Allah yang biasa menginjili telah mengalami bahwa hal-hal yang berikut perlu dilakukan sebagai langkah-langkah penyerahan rohani.

1. Menyelidiki Firman Allah

Secara teratur dan terus menerus. Jangan hanya membaca saja, melainkan renungkan dan bandingkanlah nats dengan nats sampai ajaran-ajaran pokok meresap dan menjadi darah daging saudara ( I Petrus 2:2; Mazmur 119:11-18).

2. Menghafal ayat-ayat

Roh Kudus akan bekerja dalam batas pengetahuan saudara tentang Firman Tuhan. Dalam hal ini saudara seumpama sebuah komputer di mana segala sesuatu yang telah tersimpan di dalamnya dapat diambil kembali oleh Roh Kudus untuk dipergunakan. Makin banyak ayat yang telah terhafalkan, berarti makin banyak pula ayat yang dimiliki oleh Roh Kudus sebagai dalam penginjilan. Menghafal merupakan hal yang penting sekali supaya saudara selalu dapat mengingat kembali letaknya suatu keterangan dari Firman Tuhan.

3. Berdoa

Berikanlah waktu-waktu tertentu pada setiap hari untuk bersekutu dengan Tuhan melalui doa. Jangan terburu-buru, melainkan dalam waktu yang tenang supaya Tuhan berkesempatan berbisik kepada saudara mengenai tugas-tugas yang akan dilaksanakan dan rintangan-rintangan pribadi yang harus diserahkan. Buatlah suatu daftar pokok doa yang penting yang perlu didoakan setiap hari.

(Penginjilan dan Pelayanan Pribadi, W. Stanley Heath: Penerbitan YAKIN, Surabaya)

 

Apa ?

Mengapa ?

Bagaimana ?

“Yesus pegang erat tanganku, kutak dapat hidup diluar kasihMu. Bapa jangan tinggalkan aku, Engkau alasan slama kuhidup…..”

Teks diatas adalah kutipan lagu dari seorang anak Tuhan yang memiliki pengalaman pribadi dengan Tuhan. Orang tersebut adalah seorang penyanyi rohani yang memiliki masa lalu yang buruk, hingga pada suatu titik Tuhan menangkapnya dan Ia menjadi pelayan Tuhan yang setia. Ia menciptakan berbagai judul lagu rohani yang telah memberkati banyak umat Tuhan

Namun ditengah pengikutan dan pelayanannya kepada Tuhan tiba-tiba Ia divonis mengidap penyakit yang langka. Penyakit langka ini diidapnya selama 4 tahun, dan disaat itulah merupakan saat yang terkelam dalam hidupnya. Rasa sakit yang menyiksa sampai biaya pengobatan yang sangat besar selalu membayang-bayangi hidunya saat itu. Namun justru disaat itulah Jacqlien benar-benar mengalami Tuhan lebih lagi, Tuhan yang menyertai dia dan memberikan kekuatan padanya bahkan sampai ia bisa mampu melewati semuanya. Tuhan berkemurahan memberikan mujizat kesembuhan bagi Jacqlien Celosse, dan sampai saat ini ia masih setia melayani Tuhan.

Seorang Jacqlien Celosse telah memiliki pengalaman Berjalan Bersama Yesus, bagaimana dengan kita? Apakah kita mau Berjalan Bersama Yesus? Kalau jawabannya adalah “iya” maka kita harus mengetahui terlebih dahulu mengapa kita perlu Berjalan Bersama Yesus?

- Manusia menerima anugerah

- Manusia memiliki kehendak bebas

- Manusia memiliki keterbatasan

- Manusia tidak mampu berjalan sendiri tanpa TUHAN.

Didalam Alkitab kita mendapati begitu banyak tokoh-tokoh Alkitab yang walaupun mempunyai kekuatan, kekuasaan dan kedudukan tinggi tetapi pada akhirnya berada pada titik keterbatasan/ketidakmampuan. Pada saat itulah mereka melibatkan Tuhan untuk berada dalam kehidupan mereka.

Saat Musa diberikan kepercayaan untuk memimpin bangsa Israel dipadang gurun, Musa menunjukkan sikap kebergantungan penuh kepada Allah (Keluaran 33:15 (TB) Berkatalah Musa kepada-Nya: "Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini.) Tuhan sangat mengasihi bangsaNya dan Musa sangat menyadari betapa pentingnya bimbingan Tuhan bagi bangsa Israel, bahkan saat itu Tuhan memerintahkan Musa untuk membangun tempat kediamanNya yaitu Tabernakel. Dengan kehadiran Allah ditengah-tengah bangsa Israel maka semakin nyata bimbingan dan penyertaan Allah, sehingga mereka bisa hidup sebagai bangsa yang teratur didalam hukum-hukum Allah. Ketergantungan bangsa Israel ini tidak berhenti dibawah kepemimpinan Musa saja namun saat penerusnya yaitu Yosua bangsa ini juga sangat bergantung kepada penyertaan Tuhan, (Yosua 1:5 (TB) Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.) sehingga mereka dapat memenangkan peperangan demi peperangan!

- Manusia memiliki jaminan yang pasti bersama TUHAN.

Selain karena ketidakmampuan manusia berjalan tanpa penyertaan Tuhan, alasan lain mengapa kita harus berjalan bersama Yesus adalah ada suatu jaminan yang pasti didalam janji FirmanNYA :

- Janji Keberhasilan

Dikatakan di Alkitab bahwa segala yang dilakukan oleh Yusuf dibuat oleh TUHAN berhasil, karena TUHAN menyertainya. Hal itu tidak hanya terjadi sekali namun perjalanan bersama TUHAN dialaminya mulai dari Yusuf sejak anak-anak sampai menjadi Penguasa atas Mesir.

- Janji Kemenangan

o Mazmur 23:4 (TB) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

o 2 Tawarikh 32:8 (TB) Yang menyertai dia adalah tangan manusia, tetapi yang menyertai kita adalah TUHAN, Allah kita, yang membantu kita dan melakukan peperangan kita." Oleh kata-kata Hizkia, raja Yehuda itu, rakyat mendapat kepercayaannya kembali.

Baik Raja Daud maupun raja Hizkia sama-sama memiliki pengalaman berjalan bersama TUHAN. Khususnya raja Daud tidak diragukan lagi berapa banyak pertolongan TUHAN yang sudah dialaminya. Mulai sejak muda ia mengalahkan Goliath sampai ia menaklukkan kota-kota dan bangsa-bangsa!

- Janji Penyertaan Sempurna

o Matius 1:23 (TB) "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" — yang berarti: Allah menyertai kita.

o Matius 28:20 (TB) dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Pribadi yang paling tepat dan paling sempurna untuk menyertai kita hanyalah Tuhan Yesus Kristus. NamaNya sendiri mengandung arti Imanuel-Allah menyertai kita, bahkan janji penyertaanNya tidak hanya berlaku di masa lalu namun juga masa kini bahkan masa depan….sempurna!

Saat kita telah menyadari betapa pentingnya berjalan bersama Yesus, maka hal berikutnya adalah kita harus mengetahui bagaimana cara untuk bisa berjalan bersama Yesus.

Bagaimana?

- Berjalan bersama Yesus = Berjalan beriringan tidak mendahului

o Ulangan 31:6 (TB) Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."

o

- Berjalan bersama Yesus = berjalan dengan kendali Tuhan, Tuhan yang memegang kita bukan sebaliknya

o Yesaya 41:10 (TB) janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

o Ulangan 31:8 (TB) Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati."

o Mazmur 37:23-24 (TB) TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Apabila kita mengatakan bahwa kita berjalan bersama Yesus berarti disaat itu kita mau menyerahkan seluruh hidup kita sepenuhnya dibawah kendali Yesus. Sama seperti orang tua yang menuntun anaknya, orang tua tersebutlah yang memegang tangan dari anaknya. Apabila anak tersebut yang memegang tangan orang tuanya maka disaat anak itu terjatuh maka orang tuanya tidak akan dapat menahannya, apabila anak itu ingin menuju kesuatu tempat yang menurutnya lebih menarik maka dengan mudah anak itu dapat melepas tangan orang tuanya dan pergi ketempat yang diinginkan. Kita manusia sama seperti anak kecil itu, apabila kita yang memegang tangan Tuhan maka saat kita menghadapi percobaan kita akan sangat mudah terjatuh dan saat kita menghadapi godaan dosa kita akan dengan mudahnya justru mendekati godaan dosa tersebut. Namun semua hal itu tidak akan terjadi kalau kita mau Tuhan yang memegang tangan kita!

- Berjalan bersama Yesus = berjalan dengan tujuan yang ditentukan Tuhan

o Yohanes 14:3 (TB) Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.

Saat kita berjalan bersama Yesus sesungguhnya tidak ada yang perlu kita khawatirkan mengenai masa depan kita. PenyertaanNya yang sempurna memberikan jaminan pasti masa kini sampai masa yang akan datang. Sesuai janji FirmanNya kita pada saatNya nanti kita akan berada ditempat Ia berada dalam kekekalan yang mulia yaitu Kerajaan Sorga. Seperti halnya dengan lagu hymne Kristen yang telah ditulis pada tahun 1951 oleh Elmo Mercer berjudul “Tiap Langkahku”. Lagu tersebut menceritakan perjalanan manusia yang mengalami penyertaan Tuhan mulai dari bangsa Israel sampai kepada masa kini dan masa yang akan datang. Pastikan hidup kita saat ini sedang dan selalu Berjalan Bersama YESUS!

”Tiap langkahku

Ku tahu yang Tuhan pimpin

Ke tempat tinggi ku dihantarNya

Hingga sekali nanti aku tiba

Di rumah Bapa, sorga yang baka”

 

 

 

 

Bacaan Kristen merupakan alat yang sangat penting dalam mendukung tugas misi khususnya misi menjalankan amanat agung atau misi Injili. Berikut kita akan membahas terlebih dahulu latar belakang perkembangan media massa sebagai alat 'penyebaran berita' kepada khalayak umum. Christian literature is significant instrument to support mission course and to fulfill the great commission or evangelical mission. The following will discuss the background and expansion of mass media as tools of "spreading the news" to the general public.

Media massa menunjuk pada berbagai media berbasis teknologi yang menjangkau penonton dan pendengar berskala luas melalui komunikasi massa.Media penyiaran menyampaikan informasi secara elektronik melalui media seperti film, radio, musik rekaman, atau televisi. Media digital terdiri dari Internet dan komunikasi massa mobile/bergerak. Media internet terdiri dari layanan seperti email, situs media sosial, website serta radio dan televisi berbasis internet. Mass media refers to a diverse array of media technologies that reach a large audience via mass communication. Broadcast media transmit information electronically via media such as films, radio, recorded music, or television. Digital media comprises both Internet and mobile mass communication. Internet media comprise such services as email, social media sites, websites, and Internet-based radio and television.

Beberapa media massa lain muncul di website, seperti mentautkan atau menjalankan iklan televisi online, atau mendistribusikan Kode QR di luar ruangan atau media cetak untuk mengarahkan pengguna seluler ke situs web. Dengan cara ini, maka dapat menggunakan aksesibilitas dengan mudah dan kemampuan penjangkauan yang disediakan internet, karena dengan demikian akan mudah untuk menyebarkan informasi ke berbagai wilayah di dunia secara bersamaan dan hemat biaya. Many other mass media outlets have an additional presence on the web, by such means as linking to or running TV ads online, or distributing QR Codes in outdoor or print media to direct mobile users to a website. In this way, they can use the easy accessibility and outreach capabilities the Internet affords, as thereby easily broadcast information throughout many different regions of the world simultaneously and cost-efficiently.

Media cetak menunjukkan informasi melalui objek fisik seperti buku, komik, majalah, koran atau pamflet. Bahkan pengorganisasian acara dan berbicara di depan umum dapat dianggap sebagai bentuk media massa. Organisasi yang mengelola teknologi seperti perusahaan penerbitan, serta stasiun radio dan televisi, juga dikenal sebagai media massa. Print media transmit information via physical objects, such as books, comics, magazines, newspapers, or pamphlets. Event organizing and public speaking can also be considered forms of mass media. The organizations that control these technologies, such as movie studios, publishing companies, and radio and television stations, are also known as the mass media.

Pada akhir abad ke -20 media massa dapat digolongkan menjadi delapan industri media massa yaitu : buku, internet, majalah, film, surat kabar, radio, rekaman, dan televisi. Munculnya teknologi komunikasi digital pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 memunculkan pertanyaan: bentuk media apa yang bisa diklasifikasikan sebagai "media massa"? Sebagai contoh apakah ponsel, game komputer dan video game termasuk dalam definisi tersebut. Pada tahun 2000 an, media massa diklasifikasi dengan sebutan "tujuh media massa". Tujuh media massa itu ialah : Cetak (buku, pamflet, koran, majalah, dll) dimulai akhir abad ke -15; Rekaman (piringan hitam, pita magnetik, kaset, kartrid, CD dan DVD) dimulai akhir abad ke-19; Bioskop dimulai sekitar tahun 1900; Radio dimulai sekitar tahun 1910; Televisi dimulai sekitar tahun 1950; Internet dimulai sejak tahun1990 dan Ponsel dimulai sejak tahun 2000.

In the late 20th century, mass media could be classified into eight mass media industries: books, the Internet, magazines, movies, newspapers, radio, recordings, and television. The explosion of digital communication technology in the late 20th and early 21st centuries made prominent the question: what forms of media should be classified as "mass media"? For example, it is controversial whether to include cell phones, computer games, and video games in the definition. In the 2000s, a classification called the "seven mass media" became popular. In order of introduction, they are: Print(books, pamphlets, newspapers, magazines, etc.) from the late 15th century; Recordings(gramophone records, magnetic tapes, cassettes, cartridges, CDs, and DVDs) from the late 19th century; Cinema from about 1900; Radio from about 1910; Television from about 1950; Internet from about 1990; Mobile phones from about 2000.

Setiap media massa memiliki jenis konten, kreatif, teknisi dan model bisnisnya masing-masing. Sebagai contoh, internet mencakup blog, podcast, situs web, dan berbagai teknologi lain yang dibangun di atas jaringan distribusi umum. Media keenam dan ketujuh internet dan ponsel secara kolektif sering disebut sebagai media digital; dan keempat dan kelima, radio dan TV sebagai media penyiaran.

Each mass medium has its own content types, creative artists, technicians, and business models. For example, the Internet includes blogs, podcasts, web sites, and various other technologies built atop the general distribution network. The sixth and seventh media, Internet and mobile phones, are often referred to collectively as digital media; and the fourth and fifth, radio and TV, as broadcast media. (6)

Menurut John Thompson dalam The Media amd Modernity (1995) di Cambridge University, ia memberikan karakteristik pada komunikasi massa diantaranya: terdiri dari metode produksi dan distribusi teknis dan kelembagaan. Hal ini terbukti sepanjang sejarah media massa, dari cetak hingga internet. Masing-masing cocok untuk keperluan komersial; selain itu bentuk komunikasi "satu ke banyak", di mana "produk" diproduksi secara massal dan disebarluaskan ke sejumlah besar khalayak.

According to John Thompson there are characteristic of mass communication such as: Comprises both technical and institutional methods of production and distribution" – This is evident throughout the history of mass media, from print to the Internet, each suitable for commercial utility; also "information distribution" – a "one to many" form of communication, whereby products are mass-produced and disseminated to a great quantity of audiences.

Sejarah media massa dapat ditelusuri kembali ke masa ketika drama dipertunjukkan di berbagai budaya kuno. Ini adalah pertama kalinya suatu bentuk media disiarkan ke khalayak yang lebih luas. Buku cetak bertanggal pertama yang dikenal adalah "Diamond Sutra" dicetak di Cina pada tahun 868 M, meskipun jelas bahwa buku-buku tersebut di cetak lebih awal. Tanah liat jenis yang ditemukan tahun 1041 di Cina, Namun karena penyebaran literasi yang lambat di Cina dan biaya kertas yang tinggi, medai massa cetak paling awal kemungknan adalah cetakan populer Eropa dari sekitar tahun 1400. Meskipun ini diproduksi dalam jumlah besar, sangat sedikit contoh awal yang dapat bertahan, dan bahkan sebagian besar yang diketahui dicetak sebelum sekitar tahun 1600, tidak bertahan. Istilah "media massa" diciptakan dengan dimulainya media cetak, yang terkenal sebagai contoh pertama media masaa, seperti yang digunakan sekarang. Bentuk media ini dimulai di Eropa pada abad pertengahan.

The history of mass media can be traced back to the days when dramas were performed in various ancient cultures. This was the first time when a form of media was "broadcast" to a wider audience. The first dated printed book known is the "Diamond Sutra", printed in China in 868 AD, although it is clear that books were printed earlier. Movable clay type was invented in 1041 in China. However, due to the slow spread of literacy to the masses in China, and the relatively high cost of paper there, the earliest printed mass-medium was probably European popular prints from about 1400. Although these were produced in huge numbers, very few early examples survive, and even most known to be printed before about 1600 have not survived. The term "mass media" was coined with the creation of print media, which is notable for being the first example of mass media, as we use the term today. This form of media started in Europe in the Middle Ages.

Penemuan mesin cetak oleh Johannes Gutenberg mewujudkan terjadinya produksi massal buku secara nasional. Ia mencetak buku pertama yaitu Alkitab Latin, pada tahun 1453. Penemuan mesin cetak ini telah memunculkan bentuk komunikasi massa yang pertama, yaitu penerbitan buku dan surat kabar dalam skala besar. Lebih besar dari yang sebelumnya, penemuan ini juga mengubah cara dunia menerima bahan cetakan. Surat Kabar berkembang dari sekitar tahun 1612, edisi dalam bahasa Inggris pada tahun1620 hingga akhirnya abad ke-19 surat kabar menjangkau khalayak yang lebih luas lagi. Surat kabar bersikulasi tinggi pertama muncul di London pada awal tahun 1800 an seperti The Times. Hal itu dapat terwujud oleh adanya penemuan mesin cetak uap berkecepatan tinggi, serta infrastruktur rel kereta api yang dapat mendistribusikan ke berbagai wilayah.

Johannes Gutenberg's invention of the printing press allowed the mass production of books to sweep the nation. He printed the first book, a Latin Bible, on a printing press with movable type in 1453. The invention of the printing press gave rise to some of the first forms of mass communication, by enabling the publication of books and newspapers on a scale much larger than was previously possible. The invention also transformed the way the world received printed materials, although books remained too expensive really to be called a mass-medium for at least a century after that. Newspapers developed from about 1612, with the first example in English in 1620;but they took until the 19th century to reach a mass-audience directly. The first high-circulation newspapers arose in London in the early 1800s, such as The Times, and were made possible by the invention of high-speed rotary steam printing presses, and railroads which allowed large-scale distribution over wide geographical areas. The increase in circulation, however, led to a decline in feedback and interactivity from the readership, making newspapers a more one-way medium.

Istilah media mulai digunakan pada tahun 1920 an. Pengertian media massa pada umumnya terbatas pada media cetak sampai dengan pasca Perang Dunia kedua, ketika radio, televisi dan video diperkenalkan. Sarana audio visual menjadi sangat populer, karena menyediakan informasi dan hiburan, karena warna dan suaranya menarik perhatian penonton dan pendengar, dan lebih mudah bagi masyarakat umum untuk secara pasif menonton TV atau mendengarkan radio daripada membaca secara aktif. Belakangan ini Internet menjadi media massa terkini dan terpopuler. Informasi telah tersedia melalui situs web dan mudah diakses melalui mesin pencari (search engine). Seseorang dapat melakukan banyak aktivitas pada saat yang sama, sepert bermain game, mendengarkan musik, dan jejaring sosial, terlepas dari lokasinya. Sementara bentuk media massa dibatasi pada jenis informasi yang ditawarkan. Internet merupakan persentase besar dari jumlah pengetahuan manusia melalui hal seperti Google Book. Media massa modern meliputi Internet, telepon seluler, blog, podcast.

The phrase "the media" began to be used in the 1920s. The notion of "mass media" was generally restricted to print media up until the post-Second World War, when radio, television and video were introduced. The audio-visual facilities became very popular, because they provided both information and entertainment, because the colour and sound engaged the viewers/listeners and because it was easier for the general public to passively watch TV or listen to the radio than to actively read. Internet become the latest and most popular mass medium. Information has become readily available through websites, and easily accessible through search engines. One can do many activities at the same time, such as playing games, listening to music, and social networking, irrespective of location. Whilst other forms of mass media are restricted in the type of information they can offer, the internet comprises a large percentage of the sum of human knowledge through such things as Google Books. Modern day mass media includes the internet, mobile phones, blogs, podcasts'

Buku sebagai media cetak dan internet sebagai media digital akan dibahas selanjutnya sebagai bagian dari bentuk media massa yang populer saat ini.